Akselerasi Riset Internasional, FEB Unpak dan UNIMAS Jalin Kolaborasi Matching Grant 2024-2026


Akselerasi Riset Internasional, FEB Unpak dan UNIMAS Jalin Kolaborasi Matching Grant 2024-2026

BOGOR – Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Pakuan terus memperluas jejaring kemitraan globalnya. Kali ini, FEB Unpak secara resmi mengumumkan pelaksanaan program Matching Grant internasional bekerja sama dengan Universiti Malaysia Sarawak (UNIMAS). Program strategis ini dijadwalkan berlangsung selama tiga tahun, mulai dari periode 2024 hingga 2026.

Kolaborasi lintas negara ini bertujuan untuk memfasilitasi riset bersama, publikasi ilmiah internasional, serta pengembangan kapasitas dosen dan mahasiswa di kedua institusi. Untuk memastikan keberhasilan program ini, FEB Universitas Pakuan menerjunkan tim ahli yang terdiri dari tujuh dosen terpilih sebagai representasi kekuatan akademik fakultas, yaitu:

  • Abel Ghandy

  • Agung Fajar Ilmiyono

  • Dion Achmad

  • Hari Muharam

  • Herman

  • Retno Martanti Endah Lestari

  • Towaf Toto Irawan

Ketujuh dosen tersebut akan berkolaborasi dengan mitra peneliti dari UNIMAS dalam mengeksplorasi berbagai isu ekonomi terkini, mulai dari transformasi digital dalam bisnis hingga praktik akuntansi berkelanjutan di kawasan Asia Tenggara.

Dekan FEB Universitas Pakuan, menegaskan bahwa target utama dari program Matching Grant 2024–2026 ini adalah dihasilkannya output berupa publikasi pada jurnal internasional bereputasi serta penguatan kurikulum berbasis riset.

"Kemitraan dengan UNIMAS selama tiga tahun ke depan bukan sekadar formalitas di atas kertas. Ini adalah langkah nyata kami untuk membawa FEB Unpak menuju World Class Faculty. Keterlibatan aktif Bapak/Ibu dosen dalam tim ini menjadi jaminan kualitas atas hasil riset yang akan kita capai bersama," jelas Dr. Hendro.

Program ini diharapkan mampu memperkuat posisi FEB Universitas Pakuan dalam pemeringkatan universitas tingkat dunia dan memberikan solusi nyata bagi tantangan ekonomi global yang terus berkembang hingga tahun 2026 mendatang.


iden