International Conference Parade Riset Akuntansi X Digelar, Libatkan Mitra Internasional
- Admin
- Berita
International Conference Parade Riset Akuntansi X Digelar, Libatkan Mitra Internasional

International Conference Parade Riset Akuntansi (PRA) X yang menghadirkan rangkaian kegiatan ilmiah berskala internasional. Kegiatan ini mempertemukan akademisi, praktisi, peneliti, serta pemangku kepentingan di bidang akuntansi dan bisnis.
Konferensi internasional tahun ini mengusung tema besar seputar penguatan kepatuhan dan mitigasi risiko dalam praktik akuntansi. Sejumlah pembicara nasional dan internasional hadir untuk berbagi gagasan, termasuk dalam sesi International Conference, International Community Service, High School & Vocational School Teachers’ Forum, serta Educational Accountant Forum.
Acara ini juga menghadirkan Keynote Speech dari Gubernur Jawa Barat, H. Dedi Mulyadi, serta tokoh-tokoh penting lainnya seperti Dr. Prima Yusi S. (Chairman of IAI Jabar), Prof. Dr. Dian A. (Chairman of IAI KAPd), dan Robby Tulus (Special Advisor ICC).
Ketua pelaksana kegiatan, Dr. Retno Endah Martanti Lestari, menyampaikan bahwa PRA X tidak hanya menjadi forum diseminasi hasil riset, tetapi juga menjadi ruang kolaborasi strategis antara perguruan tinggi dan mitra internasional. Tahun ini, kegiatan melibatkan Oriental Universitate sebagai mitra internasional yang bekerja sama dengan FEB Unpak.
Selain konferensi ilmiah, kegiatan ini juga mencakup Call for Paper, Business Simulation Games Monsoonsim, serta Scientific Paper Competition yang ditujukan untuk mendorong inovasi dan meningkatkan kualitas penelitian di bidang akuntansi dan bisnis.
Forum guru SMA dan SMK turut menjadi bagian penting dalam rangkaian acara, dengan tema Deep Learning, sebagai upaya memperkuat sinergi antara pendidikan tinggi dan pendidikan menengah dalam menghadapi tantangan transformasi digital.

Melalui penyelenggaraan PRA X, FEB Unpak menegaskan komitmennya dalam mendorong pengembangan riset akuntansi berbasis Outcome-Based Education (OBE) menuju pengakuan internasional serta memperluas jejaring akademik global.







